8 kesalahan dalam pembuatan website

Tuesday, January 19, 2010 metagora 1 Comments

Ketika mulai membuat website baru, ada pertimbangan yang perlu dibuat agar berpengaruh bagi keberhasilan situs Anda. Namun seringkali pertimbangan-pertimbangan ini diabaikan begitu saja dan langsung melakukan development situs, atau kalaupun ada, pertimbangan tersebut kurang tepat sehingga hasil akhirnya, website pun menjadi tidak berperan maksimal dan efektif. Berikut ini adalah pertimbangan-pertimbangan salah dalam memulai sebuah website:

1. Memilih Web Hosting Murah atau Gratis. Umumnya pemilik website ingin mendapatkan harga murah untuk hosting website. Bagi pemula, mungkin dapat dimengerti bahwa memanfaatkan hosting gratis atau murah risikonya cukup serius. Hosting gratis bisanya lambat dan sering memasukkan iklan di website Anda. Dimana Anda tidak dapat mengendalikannya. Selain cenderung lambat, layanan hosting murah biasanya tidak memuaskan.

2. Tidak Membeli Domain. Jika ingin bisnis online Anda berjalan dengan serius, Anda perlu membeli nama domain. banyak layanan hosting gratis, termasuk platform blog seperti WordPress menawarkan pilihan website tanpa perlu membeli nama domain. Nama domain sebenarnya tidak mahal (sekitar 100 ribu atau kurang per tahun) jadi tidak ada alasan untuk tidak membeli. Nama domain sangat penting, karena akan menjadi brand website Anda.

3. Nama Domain Tidak Baik. Membeli nama domain yang tidak tepat, sama buruknya dengan Anda tidak membeli nama domain. memang, mencari nama domain yang tepat tidak gampang. Dengan jutaan website online yang ada, pilihan pertama Anda untuk nama domain biasanya jarang ada. Nama domain seharusnya mudah diingat dan terkait dengan situs Anda. Nama yang panjang bisa menyulitkan pengunjung untuk mengingatnya dan kemungkinan salah keti dari pengunjung cukup besar. Jika mungkin pilihlah .com tanpa tanda penghubung (atau kalaupun memakai tidak lebih dari satu) yang mengandung sebuah keyword. Ada sejumlah tool yang dapat Anda gunakan untuk mencari nama domain yang tepat.

4. Disain Untuk Search Engine. Untuk mendapatkan search engine yang tinggi, terkadang pemilik website melupakan pengunjung. padahal jika website Anda memuaskan pengunjung akan meningkatkan traffic dan sudah pasti ranking search engine juga akan naik.

5. Memprioritaskan Tampilan Dibanding Isi. Banyak pemula antusias dengan websitenya dan melupakan isi yang sebenarnya menentukan keberhasilan sebuah website. Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa website juga harus memiliki tampilan yang baik. Tapi isi dan kemudahan navigasi situs tidak harus kalah dari penampilannya. Saat ini desain website yang minimalis lebih populer karena lebih fokus pada content.

6. Melupakan Target Pembaca/Pasar. Setiap website dibuat untuk beberapa pasar atau audien. Selalulah menggunakan prinsip ini ketika membuat website. Dengan demikian Anda harus menyediakan apa yang dibutuhkan pembaca/pengunjung website Anda. Memang bisa saja melupakan target pengunjung dan mendesain sesuka hati Anda, tetapi yang terjadi adalah pengunjung akan sedikit. Ketahuilah apa yang mereka cari dan mereka butuhkan di website Anda.

7. Minimnya Navigasi. Hal yang paling mengesalkan pengunjung website ketika mencari sesuatu dalam website adalah avigasi yang minim dan menyulitkan. Karena itu, halaman dan bagian-bagian situs harus mudah diakses dan logis.

8. Keyword Tidak Efektif. Keyword yang tepat sangat penting untuk pencarian bagi pengunjung Anda dan juga bagi search engine. Anda bias mennggunakan tool untuk mendapatkan keyword yang tepat,misalnya dengan menggunakan digitalpoint atau google keyword.
Source

You Might Also Like

1 comment:

  1. thanks banget informasi nya sangat bermanfaat bagi webmaster pemula^^

    ReplyDelete