Langsung ke konten utama

Family Flash Trip

Berawal dari undangan salah satu prospek pekerjaan di kota Madiun atau biasa juga disebut kota gadis (baru tau) :D Karena bertepatan juga dengan long weekend, seperti biasa, sebagai family man :cool: business trip kali ini saya mengajak serta anak dan istri, karena memang tetap jauh lebih keren kerja didampingi anak istri sendiri daripada anak/istri/pacar orang :D

Berangkat dari Surabaya pukul 03.00 dini hari dengan harapan masuk kota Madiun sekitar pukul 09.00. Tapi... apalah daya, baru masuk kawasan Mojokerto ngantuk tiba-tiba menyerang, tidak perlu ambil resiko, setelah pabrik Tjiwi Kimia terdapat SPBU yang besar, seperti biasanya, langsung belok dan zzZZZZzzz...

Bangun dengan kaget karena jam sudah menunjukkan pukul 06.00 :D hahahaha pindah tidur ceritanya... langsung cuzz... Masuk kawasan Kertosono, teringat godaan pecel lele di RM Pojok Dua :D pagi itu kami sarapan pecel lele :D wkwkwkwkwkw cukup aneh memang

Akhirnya kami masuk kota Madiun pukul 10.45, langsung saya putuskan untuk menghubungi prospek pekerjaan saya, dan langsung buat janji bertemu di salah satu Plaza. Perbincangan berlangsung sesuai rencana. Cukup +/- 30 menit meeting selesai. Selesai itu, saya melanjutkan pekerjaan dengan mulai berputar dari 1 hotel ke hotel lain untuk menawarkan program hotel terbaru kami, LiL Hotel

It's time to quality time with lovely family :) setelah urusan pekerjaan selesai, GMaps segera saya nyalakan untuk tujuan berikutnya. Yah, untuk kesekian kalinya kami langsung memutuskan untuk menuju Pantai Klayar, Pacitan. Entah kenapa saya sekeluarga betul-betul jatuh cinta dengan suasana Pantai Klayar. Perjalanan kami lanjutkan via Ponorogo. Naik turun gunung hajar terus.

Kali ini, kami memutuskan untuk tidak menyewa homestay seperti yang biasa kami lakukan, malam ini kami putuskan untuk tidur dimobil dengan suasana pantai. Yah, mobil saya parkir hanya berjarak +/- 10m dari bibir pantai. Suasana malam itu amazing... debur ombak dan angin laut dengan cepat mengantar kami ke alam mimpi :D ciyeehhh oposeh bahasane :D

Pagi harinya, kami sempatkan untuk silaturahmi dengan pemilik homestay yang biasa kami sewa.Obrolan singkat dan kopi pahit jadi teman sembari menunggu pesanan istri, Nasi Urap ala Klayar.. mmmhhhhh... Setelah numpang mandi, kami segera bergegas untuk menuju telaga Sarangan di Magetan.

Kali ini, kami memilih bermalam di salah satu hotel didalam kawasan wisata. Dengan harga hanya Rp 150.000 malam ini kami tidur di kasur :D hahahahaha kami nikmati malam takbiran Iedul Adha di ketinggian dengan suhu udara yang menusuk tulang. Hasil woro-woro singkat di grup SAGA berbuah manis. Beberapa teman-teman dari SAGA memutuskan menyusul langsung ke Sarangan dengan tujuan esok pagi bisa sholat Ied bersama. Thanks mavroo :beer:

Paginya, setelah sholat Ied di lapangan, kami sempatkan untuk berfoto dan sarapan nasi pecel di emperan telaga Sarangan. Kopi hitam yang berpadu dengan nasi pecel dan obrolan tidak jelas bersama teman baik... mmhhh nikmat mana lagi yang kau dustakan :D hihihihi

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 12.00 waktunya bagi kami untuk checkout dan pulang kembali ke Surabaya. Dengan menempuh perjalanan +/- 9 jam, kami semua sampai di Surabaya kembali dengan selamat tanpa kurang apapun. Lumayan untuk refresh otak yang penat dengan kegiatan sehari-hari.

Thanks teman temin :) kalian istimewa  

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hati-Hati Memilih Pakaian Saat Wawancara

Cara berpakaian pada waktu melamar pekerjaan ternyata juga bisa menentukan diterima atau tidaknya Anda. Karena bukankah cara berpakaian bisa mencerminkan kepribadian Anda? Bagaimana cara berpakaian yang pantas dipakai interview? Coba tanya ke 100 orang, pasti mereka menjawab,” Berpakaianlah yang konservatif!”. Berikut adalah saran apa yang sebaiknya jangan dilakukan dalam berpakaian saat wawancara kerja. Anna Soo Wildermuth, konsultan penampilan dan presiden mendatang di Association of Image Consultants Internationalmenyatakan,”Cara berpakaian adalah menunjukkan siapa diri Anda, dan itu sudah jelas,”. Ia lantas memberikan tips 10 cara penampilan yang perlu dihindari ketika tiba saat interview: 1. Cat kuku menyolok. Bagi pria dan wanita. Kuku yang terlalu panjang atau tidak dipotong sebaiknya dihindari. Kuku Anda harus terawatt dan rapi. 2. Memakai banyak perhiasan. Jangan memakai lebih dari 2 cincin di tangan atau satu anting di telinga. Jangan ada perhiasan di muka atau gelang kaki sa...

Tanda-tanda kecanduan komputer

Hati-hati... apakah anda kecanduan internet..?? mulai merasakan tanda-tanda di bawah ini..?? segera.. jangan tunda.. bergeraklah menuju rumah sakit terdekat.. 1.Mas kawin yang Anda minta di hari pernikahan adalah seperangkat komputer dan modem. Tunai ! 2.Bel di rumah Anda bertuliskan Click Here to continue 3.Pintu kamar mandi Anda bertuliskan This site contains Adult Material,please verify your age 4.Anda menanyakan apakah ada email baru untuk anda kepada Pak Pos yang mengantarkan kartu lebaran. 5.Mimpi anda selalu berawal dengan http://www. 6.Anda menggunakan search engine untuk mencari anak anda yang sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. 7.Unable to locate your server !, kata Anda ketika menerima telepon salah sambung. 8.Anak-anak Anda diberi nama Joko.gov agar kelak dia jadi Pegawai negeri sipil; Susy.org agar kelak tidak jadi cewek matre; dan Tole.edu agar kelak dia jadi mahasiswa abadi. 9. Suara dengkuran Anda sudah persis mirip dengan suara Handshake modem. 10.Anda susah m...

Enterpreneurship.. No Pain... No Gain...

Dari buku yang bagus ini dapat ditarik beberapa kesimpulan yang mudah-mudahan sangat bermanfaat bagi semua orang yang membaca. Terlebih lagi bagi rekan-rekan yang akan memulai usaha atau menjadi seorang enterpreneur. Saya mengambil beberapa kutipan yang saya rasa bisa menjadi cambuk untuk semua orang (termasuk saya tentunya) :) untuk menjadi seorang enterpreneur.. Beberapa kutipan dari buku karya Ping Hartono & Marlan Mardianto adalah sebagai berikut : Sebagai karyawan, kita harus menyadari akan keterbatasan wewenang dan sadar bahwa keputusan terakhir tetap berada di tangan para pemegang saham. Dalam kehidupan berkarier maupun pribadi, kita memerlukan pembimbing (coach) sekaligus teman yang bisa dipercaya untuk diajak berdiskusi. Seorang mentor yang baik adalah seperti cermin yang jujur yang bisa memberitahu kekurangan dan kelebihan anda dan membuka wawasan anda. Kebingungan tanpa keputusan akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Sebelum memulai sebuah usaha, fokuskan pada komp...